Orang-orang yg duduk di kursi panas itu semakin senang menyakiti perasaan rakyatnya. Setelah perlakuan pemerintah yang membelanjakan uang rakyat untuk membeli mobil bagus nan mahal Toyota Crown Royal Saloon seharga 1,3 Milyra rupiah untuk para pejabat Negara, kini giliran orang2 yang duduk di legislatif tak mau ketinggalan juga. Mereka merencanakan pembangunan gedung baru untuk kantor dan tempat rekreasi mereka senilai 1,2 Triliun rupiah. Bagaimana anda pendapat anda?
Saya kira dengan melihat kondisi Negara kita saat ini, tidak ada satupun anggota masyarakat yang setuju dengan rencana itu. Kecuali dia itu anak atau saudara pejabat Negara. Tindakan ini semakin menegasakan bahwa orang-orang yang duduk di pemerintahan tidak pernah ada sedikitpun niat untuk ikut menyejahterakan rakyat. Mereka hanya mementingkan kepentingan mereka dan kelompok mereka sendiri. Mereka tidak mau ambil pusing bagaimana keadaan rakyatnya. Yang mereka tahu bagaimana caranya membuat pundi-pundi kekayaannya meningkat dan meningkat. Begitu juga para wakil rakyat yang terhormat, yang seharusnya mewakili hati nurani rakyat. Merekapun punya pola pikir yang tidak jauh berbeda. Yang diketahui orang2 tentang wakil rakyat adalah hal2 yang negative tentang mereka, wakil rakyat yang suka tidur, suka membolos waktu siding, korupsi, melakukan pelecehan seksual, dll.
Nah apabila mereka berencana membuat gedung baru dengan nilai yang begitu dhasyat itu mungkin hanya untuk membuat tidur mereka semakin pulas di tempat kerja mereka? Apa itu hanya akan membuat pelecehan seksual semakin merejalela? Apa korupsi akan semakin membabi buta? Jawaban itu mungkin hanya mereka yang tau. Tapi orang2 itu apakah sudah bener2 tidak mempunyai hati nurani? Mungkinkah untuk menjadi anggota dewan harus menjual hati nurani mereka? Lihatlah orang2 di pelosok papua yang tidak bisa bersekolah karena sekolah mereka sangat jauh, lihatlah gedung2 sekolah yang berada dipinggiran, tidak usah di luar jawa, di jawa saja banyak gedung2 sekolah yang tidak layak untuk digunakan. Haruskah kita mewariskan adat istiadat baru kepada anak dan cucu kita untuk menjual hati nurani hanya demi kekayaan semata? Selamatkan Hati Nurani Kita

Tidak ada komentar:
Posting Komentar